Home / Artikel / Artikel Lepas / Dialog Zakir Naik Tentang; Pernah Berzina dan Membunuh, Apakah Allah akan Ampuni Dosanya?

Dialog Zakir Naik Tentang; Pernah Berzina dan Membunuh, Apakah Allah akan Ampuni Dosanya?

zakirnaik-apr10_620_467_100

thayyiba.com :: Salah seorang non Muslim mengajukan pertanyaan kepada Doktor Zair Naik, bagaimana pandangan ajaran Islam mengenai pengampunan dosa bagi para para pelaku dosa besar seperti berzina atau membunuh.

Dengan sangat cerdas dan jelas, Dr Zakir menjelaskanya dan meyakinkan penanya sehingga tercerahkan.

Selamat malam, Namaku Lloyd Lesley, aku dari Tanzania. Aku ingin berterima kasih atas kesempatan yang kau berikan padaku hari ini. Aku punya pertanyaan sederhana. Aku sangat ingin tahu bagaimana pandangan Islam dalam memberikan kesempatan kedua pada orang? Karena aku percaya bahwa semua manusia pasti pernah salah, dan kita cenderung menghakimi orang yang berbeda. Jika aku memecahkan kaca, atau jika aku itu tidak mengapa, tapi ini berbeda ketika seseorang melakukan seks pranikah atau membunuh. Jadi bagaimana kau menghapus dosa? Aku ingin tahu itu.

Saudara ini bertanya dengan sangat baik. Apakah pandangan Islam tentang memberikan kesempatan kedua pada orang?

Jika kau membaca Qur’an dan Hadits, Tuhan tidak memberikanmu kesempatan kedua, Dia memberimu ratusan kesempatan.

Allah berfirman agar jangan putus asa pada ampunan Allah. Jangan putus asa, jangan pernah berfikir bahwa Allah tidak akan mengampunimu. Itulah alasan setiap Surat dari Qur’an, kecuali surat At Taubah dimulai dengan kalimat indah “Bismilahirrahman nir rahim (Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang)”.

Kau mungkin telah melakukan dosa besar yang sangat banyak, tapi jangan pernah berfikir bahwa Allah tidak akan mengampunimu. Selama kau bertaubat (mohon ampun).

Dalam Islam, ada beberapa persyaratan untuk bertaubat. Jika kau telah melakukan dosa, dan jikau kau bertaubat, Insya Allah kau akan diampuni Allah.

Untuk bertaubat ada beberapa syarat: Pertama, kau akui bahwa yang kau lakukan itu salah. Kedua, hentikan. Ketika, Jika kau akan mengembalikan keadaan seperti semua, kembalikanlah. Keempat, jangan lakukan lagi.

Misalnya kau mencuri. Pertama, akui itu salah . Kedua, berhenti mencuri. Ketiga, jika kau bisa mengembalikan barang curianmu, kembalikanlah. Keempat, Jangan lakukan legi.

Misalnya kau melakukan perzinaan (seks pranikah). Pertama, Akui itu salah. Kedua,hentikan dan minta ampunan. Ketiga, tapi kau tidak bisa mengembalikanya. Keempat, jangan lakukan lagi.

Bagi yang ingin menonton langsung, silahkan simak video berikut ini.

Berikut videonya

RESAPI DAN JANGAN LUPA UNTUK MEMBAGIKAN VIDEO INI. 🙂 BISA JADI JALAN HIDAYAH ORANG LAIN DATANG MELALUI VIDEO YANG KAMU BANTU BAGIKAN INI. 😀

Sumber: berdakwah.net

About A Halia

A Halia

Check Also

large-solatsubuh

Keutamaan Shalat Shubuh dan Ancaman Bagi yang Meninggalkannya

thayyiba.com :: Shubuh adalah salah satu waktu di antara beberapa waktu, di mana Allah Ta’ala memerintahkan ...