Home / Kabar / Asia / Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi

Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi

Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi
Ada banyak tempat yang harus didatangi saat berkunjung ke Abu Dhabi, ibukota Uni Emirat Arab. Tentu saja Masjid Agung Sheikh Zayed merupakan salah satunya.

thayyiba.com :: Ada banyak tempat yang harus didatangi saat berkunjung ke Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab. Tentu saja Masjid Agung Sheikh Zayed merupakan salah satunya.

Masjid terbesar di kota ini juga merupakan salah satu masjid tercantik di dunia menurut situs The Culture Trip. Mulai dibangun pada tahun 1996 atas inisiatif presiden pertama Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan.

Setelah beliau wafat pada tahun 2004, pembangunan masjid ini kemudian dilanjutkan oleh putera-putera beliau, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, wakil Panglima Angkatan Bersenjata Abu Dhabi dan Sheikh Mansoor bin Zayed Al Nahyan, wakil perdana menteri dan menteri urusan kepresidenan.

Pembangunan masjid yang dinamai Sheikh Zayed untuk menghormati tokoh nasional Uni Emirat Arab ini diresmikan dan dibuka untuk umum pada tanggal 20 Desember 2007.

Berlokasi di antara Musaffah Bridge dan Maqta Bridge, Masjid Agung Sheikh Zayed dibangun di lahan setinggi 11 meter di atas batas atas laut dan sembilan setengah meter di atas batas atas daratan. Tujuannya agar masjid ini dapat dilihat jelas dari segala penjuru.

Dengan luas area sekitar 22, 412 meter persegi, masjid yang menghabiskan biaya sekitar dua miliar dollar Amerika Serikat ini mampu menampung lebih dari 40,000 jemaah.

Pembangunannya menggunakan bahan-bahan pilihan yang berkualitas prima seperti marmer putih murni yang berasal dari Italia, Yunani, India dan Macedonia. Batu-batu alam, mutiara, kristal, keramik dan emas juga dipilih untuk mempercantik masjid tersebut.

Pemilihan marmer berwarna putih ini tak lain karena almarhum Sheikh Zayed sangat menyukai warna putih, yang melambangkan kemurnian dan kesalehan.

Marmer putih ini melapisi seluruh permukaan masjid, hal inilah yang menyebabkan suhu di dalam masjid terasa sejuk di tengah panasnya suhu pada siang hari di kota Abu Dhabi.

Pengaruh arsitektur Mughal (India, Pakistan, Bangladesh), Maroko dan Arab sangat terasa pada bangunan ini. Selain itu, masjid ini memecahkan beberapa rekor dunia, seperti:

Karpet terluas di dunia. Karpet seluas sekitar 5,630 meter persegi dengan berat hampir 47 ton ini dibuat oleh para pengrajin karpet dari Iran selama lebih dari dua tahun. Melibatkan 1,200 pekerja yang semuanya perempuan.

Mereka menenun bagian-bagian karpet di desa masing-masing, lalu disatukan dengan jahitan tangan secara bersama-sama di Abu Dhabi. Begitu halusnya jahitan mereka, sehingga sambungan antarbagian karpet tidak terlihat sama sekali.

Tempat lampu terbesar di dunia. Tergantung di tengah-tengah kubah utama, tempat lampu buatan Jerman yang berhiaskan jutaan kristal Swarovski ini berukuran tinggi 15 meter, berdiameter 10 meter dan seberat 12 ton. Begitu besar dan tingginya sehingga harus dibuatkan tangga khusus untuk melakukan perawatan.

Kubah terbesar di dunia. Terdapat 82 kubah bergaya Maroko, dengan tjuh ukuran yang berbeda di masjid ini. Jika merujuk pada Turkey Research Center for Islamic History and Culture, seperti dilansir dari situs Middle East Business kubah utamanya merupakan kubah masjid terbesar di dunia, dengan diameter sepanjang 32.8 meter dan tinggi 70 meter dari dalam masjid atau 85 meter dari luar masjid.

Selain sebagai tempat beribadah, Masjid Agung Sheikh Zayed juga merupakan tempat yang paling diminati para wisatawan. Pada malam hari, para wisatawan akan dibuat kagum dengan pemandangan masjid yang indah. Tata cahaya spektakuler yang memantulkan fase-fase bulan karya arsitek tata cahaya Johathon Speirs dan Major, menambah kemegahannya.

Masjid ini terbuka untuk umum setiap hari Sabtu sampai Kamis, pukul 09.00 sampai 22.00, dan Jumat mulai pukul 16.30 sampai 22.00. Selama bulan Ramadan, masjid ini tutup untuk wisatawan pada hari Jumat.

Jangan lupa untuk mematuhi aturan berkunjung, termasuk aturan berpakaian, saat berkunjung ke sana. Situs Sheikh Zayed Grand Mosque Center telah memberikan panduannya

Sumber: beritagar

About A Halia

A Halia

Check Also

arab-saudi-bendera

Konflik Saudi, Awal Middle East Baru

Oleh : Nandang Burhanudin Kita harus cemburu atas segala rekayasa sosial dan rekayasa strategis yang ...