Home / Artikel / Artikel Lepas / Anis Matta: Menjadi Perawi Masa Depan

Anis Matta: Menjadi Perawi Masa Depan

Inspirasi Anis Matta (03)
Menjadi Perawi Masa Depan

(01)
Anis Matta “comeback” adalah kejutan, bagi yg setuju ataupun yg tidak setuju dengan ide-ide dan narasinya
(02)
Yang setuju Anis Matta, “comeback”-nya Anis Matta adalah pelepas dahaga ilmu dan tsaqofah, bagi yg tidak setuju Anis Matta, adalah sebuah misteri dan membangun rasa penasaran
(03)
Yang setuju Anis Matta akan selalu menanti ide dan narasi apalagi yg akan disampaikan oleh Anis Matta, yg tidak setuju Anis Matta, juga akan menanti peristiwa apalagi yg akan dilakukan Anis Matta
(04)
Sekitar 2,5 tahun Anis Matta “diam” dlm hiruk pikuk PKS, samar-samar ada kabar Anis Matta sdg mematangkan sebuah “Narasi Besar” untuk pergerakan dakwah dlm menjawab tantangan ke depan
(05)
Menarik tema taujih Anis Matta di hadapan santri, orang tua santri, civitas pesantren dan juga Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar di Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Cirebon yg kesimpulan taujihnya adalah “Jadilah Perawi Masa Depan”
(06)
“Perawi Masa Depan”, diksi baru yg dikenalkan Anis Matta ke kader dan publik. Pilihan diksi “Perawi Masa Depan” adalah pilihan diksi yg menarik, genuine sekaligus misterius dan multi-makna.
(07)
Yang setuju atau tidak setuju dg ide dan narasi Anis Matta akan semakin penasaran, mungkin sedang menebak-nebak apa isi narasi dr diksi “Perawi Masa Depan”
(08)
Tapi belakangan samar terdengar bahwa kajian-kajian komprehensif tentang perencanaan dakwah ke depan semakin matang di diskusikan, bahkan paper tentang unsur kekuatan dunia sedang di susun dan sebagian sudah selesai dan di presentasikan, apalagi yg akan menjadi kejutan dari Anis Matta? Masih misteri…
(09)
Kalau ada yg mengira Anis Matta “comeback” sekedar “post-power syndrom” adalah salah besar, apalagi mengira Anis Matta “comeback” sekedar cari panggung juga salah besar, apalagi yg sampai menuduh Anis Matta agen Yahudi, itu “sakit jiwa akut”
(10)
Anis Matta comeback karena masa depan dakwah harus disiapkan, kader dan ummat harus tercerdaskan, tantangan dakwah kedepan semakin berat butuh “narasi besar” utk menghadapinya bukan sekedar jabatan partai, kursi politik ataupun suara pemilih
(11)
Cita-cita dakwah lebih dari itu, cita-cita dakwah adalah “ustadziyatul ‘alam” menjadi guru dunia, guru peradaban, itulah capaian puncak tahapan dakwah yg sdh di gariskan para pendiri dakwah
(12)
Harus ada “roadmap” jalan kesana, harus ada “narasi besar” yg menjadi cerita masa depan, harus ada “value kuat” untuk bisa menggerakan semua potensi dan kekuatan amal jama’i untuk berjalan bahkan berlari menuju kesana
(13)
Meminjam istilah Anis Matta : “kita harus memperbaiki “imajinasi” kita ttg masa depan dakwah, imajinasi kita jangan hanya sampai langit-langit rumah tetapi imanjinasi kita harus sampai langit luas di angkasa tentang masa depan dakwah”
(14)
Menyiapkan dan merencanakan masa depan dakwah mungkin itu yg di maksud Anis Matta dengan “Perawi Masa Depan”, apakah Antum siap menjadi Perawi Masa Depan? Apakah Antum siap bergabung dalam barisan Perawi Masa Depan?

About Abu Fira Smart

Abu Fira Smart

Check Also

(foto : i.pinimg)

Hikmah Sufi

Oleh : Sirojuddin Mursan Ketika kau tanam sebatang pohon, setiap daun yang tumbuh akan menyampaikan ...