Home / Tag Archives: Inayatullah Hasyim

Tag Archives: Inayatullah Hasyim

KATA DENGAN DUA SUKU KATA DALAM AL-QUR’AN

Oleh : Inayatullah Hasyim (Dosen Universitas Djuanda Bogor)     Jika kita perhatikan, di dalam al-Qur’an, ada sejumlah kata yang terdiri dari dua suku kata yang diulang. Mari kita perhatikan bersama: Kata “صرصر” dalam firman Allah SWT berikut ini: وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُوا بِرِيحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ “Sedangkan kaum ‘Ad, mereka telah ...

Read More »

Kampung dan Kota

Inayatullah Hasyim (Dosen Universitas Djuanda Bogor)     Setelah Nabi Khidir melubangi perahu yang ditumpanginya bersama Nabi Musa, lalu membunuh anak kecil tanpa dosa, mereka kemudian memasuki sebuah kampung. Alih-alih menjamu, penduduk kampung itu tak mau melayani mereka. Tetapi, saat melihat ada tembok yang hampir runtuh, Nabi Khidir menopang tembok ...

Read More »

Masjid Sarang Burung

Oleh : Inayatullah Hasyim (FH Universitas Djuanda Bogor)   Salah satu hal yang dianjurkan Rasulallah SAW adalah agar kita berusaha untuk bisa membangun masjid. Beliau SAW berpesan: من بَنَى لله مسجدا و لَو كَمِفْحَصِ قَطاة أو أصغَر بنَى الله لهُ بَيتا في الجنة “Barangsiapa yang membangun masjid walaupun hanya sebesar ...

Read More »

Zikir dan Cinta

‏إن دوام الذكر سببٌ لدوام المحبة، فالذكر للقلب كالماء للزرع، بل كالماء للسمك لا حياة له إلا به — *ابن القيم* Sesungguhnya, rutin berdzikir adalah sebab (yang mendatangkan) keabadian cinta (Allah). Maka, dzikir bagi hati (seseorang) seperti air bagi tumbuhan, bahkan seperti air bagi ikan, dimana tak ada kehidupan bagi ...

Read More »

Umar dan Bidari Surga

Umar bin Khattab (radiallahu anhu), khalifah kedua, selain dikenal tegas, sesungguhnya juga punya selera humor. Namun humornya tetap dalam koridor syariah. Suatu hari, dia masuk ke masjid dan mendapati seorang laki-laki Badui yang sholatnya tergesa-gesa, badui itu kemudian berdo’a: “Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar berkenan memberikan aku bidadari di ...

Read More »

Peringatan itu Bernama Uban

لاَ نَوْمَ أثْقَلُ مِن الْغَفْلَةِ، وَ لاَ رِقَ أمْلَكُ مِنَ الشَهْوَةِ، وَ لاَ مُصِيْبَة كَمَوْتِ الْقَلْبِ، وَ لاَ نَذِيْرَ أبْلَغ مِن الشَيْبِ. — ابن القيم “Tak ada tidur yang lebih lelap dari kelalaian. Tak ada perbudakan yang menguasai (manusia) melebihi hawa nafsu. Tak ada musibah (yang lebih mengkhawatirkan) dari matinya ...

Read More »

Belajar Memaafkan

يَابْنَ آدَمَ إِنَ بَيْنَكَ وَبَيْنَ اللَهَ خَطَــايَـا لَا يَعْلَمُـهَا إلَا اللهُ,فَإنْ أحْبَـبْتَ أنْ يَغْـفِرَهَا لَكَ فـَاصْفَحْ أنْتَ عَنْ عِـبَــادِهِ,وإنْ أحْبَبْتَ أنْ يَعْـفُوهَا لَكَ فَـاعْــفُــ أنْـتَ عَنْ عِبَــادِه إنَمَا الْجَزَاء مِنْ جِنْسِ الْعَمَلِ تَعْفُو هُنَا وَيَعْفُو هُنَاكَ تُطَـالِب بِالْحَـــقِ هُـنَا يُطـَالِبُكَ بالْحَــِق هُنَاكَ” — ابن القيم Wahai anak cucu Adam, sesungguhnya ...

Read More »

HATI YANG MEMBATU

  ‏القلب كلما اشتدت به الغفلة؛ اشتدت به القسوة، فإذا ذكر الله ذابت تلك القسوة، كما يذوب الرصاص بالنار — ابن القيم Hati(mu) itu semakin sering (engkau) lalai, semakin keras dan membatu. Maka, apabila (engkau) berdzikir kepada Allah, melelehlah sifat keras dan membatu itu seperti melelehnya timah dipanggang api — ...

Read More »

Tentang Tanggal Isra Mi’raj

(foto : sispek)

Oleh : Inayatullah Hasyim Setiap tanggal 27 Rajab kita libur nasional untuk peringati Isra-Mi’raj. Peringatan ini didasari pada pendapat sebagian ulama yang menyebutkan Isra Mi’raj terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 10 setelah kerasulan. Hemat saya, peringatan pada tanggal tersebut kurang tepat dengan, minimal, dua alasan: Pertama, secara kronologis historis, ...

Read More »

Tawadhu’

‏لا تصلح لك درجة التواضع حتى تقبل الحق ممن تحب وممن تبغض. — ابن القيم Engkau belumlah sampai derajat tawadhu‘ (rendah hati) sampai engkau mau menerima kebenaran dari orang yang kau kagumi dan orang yang kau benci — Ibnul Qayyim ● Salam Inayatullah Hasyim.

Read More »