Home / Tag Archives: Laki

Tag Archives: Laki

Lelaki Tidak Boleh Menggunakan Celana Pendek

thayyiba.com :: Lelaki tidak boleh memakai celana pendek, karena dengan demikian ia menampakkan auratnya. Dan tidak boleh menampakkan aurat di hadapan lelaki lain, maupun di hadapan wanita selain istrinya atau budak wanitanya. Dalil-Dalil Perintah Menutup Aurat Lelaki Allah Ta’ala berfirman: وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ . إِلا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ ...

Read More »

Kepemimpinan Laki-Laki Atas Wanita

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا thayyiba.com ...

Read More »

Kaidah Interaksi Antara Laki-Laki Dan Perempuan

  Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullahu Ta’ala Pertanyaan: thayyiba.com :: Dengan kondisi kami yang banyak melakukan safar (perjalanan), kami sering berinteraksi dengan kaum perempuan. Lalu apa ketentuan bagi kaum laki-laki ketika berinteraksi dengan perempuan yang bukan mahram (perempuan ajnabiyyah) ? Jawaban: Dalam dataran realita, hal ini berbeda-beda sesuai dengan kondisi seorang laki-laki, ...

Read More »

Perbanyak Modal untuk Akhirat

thayyiba.com :: Setiap muslim yang ingin beruntung dunia akhirat hendaknya mengidam-idamkan sosok suami dan istri dengan kriteria sebagai berikut: Taat kepada Allah dan Rasul-Nya Ini adalah kriteria yang paling utama dari kriteria yang lain. Maka dalam memilih calon pasangan hidup, minimal harus terdapat satu syarat ini. Karena Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya ...

Read More »

Mustahil Ada Pacaran Islami Atau Pacaran Syar’i, Tidak Akan Pernah Ada!

thayyiba.com :: Salah seorang dai terkemuka pernah ditanya, ”Ngomong-ngomong, dulu bapak dengan ibu, maksudnya sebelum nikah, apa sempat berpacaran?” Dengan diplomatis, si dai menjawab,”Pacaran seperti apa dulu? Kami dulu juga berpacaran, tapi berpacaran secara Islami. Lho, gimana caranya? Kami juga sering berjalan-jalan ke tempat rekreasi, tapi tak pernah ngumpet berduaan. Kami ...

Read More »