Sehat itu mahal. Pepatah ini benar adanya, karena ketika terserang penyakit, apalagi yang berbahaya, banyak orang harus mengeluarkan banyak uang untuk dapat kembali sehat. Padahal, banyak penyakit dapat dicegah hanya dengan menerapkan kebiasaan hidup yang bersih dan sehat, tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal.

Menjalani hidup sehat tidaklah sulit dan tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Kunci sukses menjalani hidup sehat terletak pada konsistensi dan komitmen untuk hidup lebih baik. Mulailah kebiasaan hidup yang sehat dengan melakukan berbagai tips hidup sehat berikut ini.

 

Mencuci Tangan

Mencuci tangan dengan benar merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah penyebaran kuman penyakit. Cucilah tangan dengan air bersih yang mengalir, dan selalu gunakan sabun, karena air saja tidak cukup. Mencuci tangan dengan sabun terbukti efektif mengurangi jumlah bakteri di tangan hingga 82%.

Ingatkan Si Kecil untuk selalu mencuci tangan setelah menggunakan toilet, setelah beraktivitas di luar rumah, setelah memegang hewan peliharaan, dan sebelum makan. Berikan pemahaman kepadanya bahwa tangan yang terlihat bersih belum tentu bebas dari kuman penyakit, karena kuman tidak terlihat oleh mata.

Apabila air dan sabun sulit ditemukan, Anda dapat menggunakan hand sanitizeryang mengandung paling tidak 60% alkohol.  Studi membuktikan bahwa produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol sebesar 60-95%, lebih efektif membunuh kuman daripada produk dengan kadar alkohol yang lebih rendah atau tanpa alkohol sama sekali. Namun perlu diingat, hand sanitizer tidak dapat membunuh kuman seefektif mencuci tangan dengan sabun.

Menjaga Kebersihan Makanan

Makanan yang terkontaminasi dapat menjadi penyebab utama penularan penyakit. Untuk mencegah kontaminasi, Anda harus mengolah makanan dengan benar. Caranya:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, sebelum memasak atau menyiapkan makanan.
  • Cuci bahan makanan dengan air mengalir sampai bersih, sebelum dimasak atau dikonsumsi.
  • Jangan menyimpan bahan makanan terlalu lama di dalam kulkas atau lemari penyimpanan.
  • Jauhkan makanan yang akan dimakan secara mentah, seperti sayuran untuk salad, dari daging mentah. Hal ini dimaksudkan agar kuman dari daging mentah tidak berpindah ke bahan makanan tersebut.
  • Gunakan tudung saji untuk melindungi makanan dari lalat atau tikus.

Mengonsumsi Makanan Sehat

Lupakan gorengan, kentang goreng, makanan olahan, atau makanan cepat saji yang biasa dikonsumsi. Untuk memelihara kesehatan tubuh, Anda harus memerhatikan asupan makanan Anda. Makanan yang sehat dan bernutrisi seimbang sangat penting bagi tubuh, khususnya pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Biasakan makan dengan menu beraneka ragam dan pastinya memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Setiap hari, tubuh membutuhkan 2-3 porsi protein nabati, 2-3 porsi protein hewani, 3-8 porsi makanan pokok seperti nasi, kentang atau gandum, 3-5 porsi sayuran, dan 3-5 porsi buah.

Selain itu, Anda juga perlu membatasi asupan gula dan garam. Kelebihan gula dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes dan kegemukan. Sedangkan kelebihan garam akan meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi.

Mencukupi Kebutuhan Air

Tips hidup sehat berikutnya adalah minum air putih yang cukup, yaitu minimal 2 liter (sekitar 8 gelas) per hari. Manfaat dari tercukupinya asupan air adalah tubuh menjadi segar, otak berfungsi lebih baik, serta terhindar dari sakit kepala, konstipasi, dan batu ginjal.

Berolahraga Teratur

Banyak orang malas bergerak karena menganggap olahraga melelahkan dan membosankan. Untuk menyiasatinya, jadikan olahraga sebagai kegiatan yang menyenangkan. Misalnya, bila Anda tidak suka berkeringat, pilihlah olahraga renang. Jika tidak suka olahraga berat, pilihlah yoga.
Mengajak anak bermain kasti, bola, atau bulu tangkis juga dapat membuat aktivitas olahraga jadi menyenangkan, sekaligus mengajarkan anak tentang pentingnya berolahraga. Disarankan untuk berolahraga minimal dua kali seminggu, dengan durasi minimal 30 menit sehari.

Hindari Paparan Asap Rokok

Asap rokok sangat berbahaya bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Asap rokok mengandung puluhan jenis bahan kimia yang berisiko menyebabkan kanker. Selain kanker, paparan asap rokok juga meningkatkan risiko keguguran, penyakit jantung, penyakit paru-paru, serta gangguan pernapasan.
Bagi para wanita yang memiliki pasangan perokok, Anda dan anak-anak juga berisiko mengalami penyakit yang sama. Hal ini karena partikel dari asap rokok dapat mengendap di permukaan pakaian atau benda-benda yang ada di ruangan tempat merokok, bahkan bertahan lama setelah asapnya hilang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa partikel tersebut dapat bertahan selama berbulan-bulan. Jika ingin hidup sehat, bebaskan rumah dan keluarga tercinta dari asap rokok.

Istirahat yang Cukup

Selain menyebabkan kantuk, kurang tidur akan memengaruhi kondisi emosi dan kemampuan kognitif, karena otak tidak dapat berfungsi dengan baik. Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas serta berbagai penyakit, seperti diabetes dan penyakit jantung. Usahakan untuk tidur 7-9 jam sehari agar terhindar dari risiko tersebut.

Terakhir namun tak kalah penting adalah menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari penyakit. Berbagai tips hidup sehat di atas tidak akan mendatangkan manfaat maksimal jika lingkungan tempat tinggal Anda kotor dan banyak kuman penyakit.

Mulailah menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga Anda, namun tentu saja harus dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Kebiasaan hidup sehat yang Anda jalani dapat memotivasi orang lain di sekitar Anda. Begitu juga sebaliknya, bergaul dengan orang-orang yang menjalani gaya hidup sehat dapat semakin memotivasi Anda untuk melakukan hal serupa.