Home / Kabar / Asia / Israel Ajak Yahudi Prancis untuk Tinggal di Tel Aviv

Israel Ajak Yahudi Prancis untuk Tinggal di Tel Aviv

Dua orang Yahudi tengah menjalankan ritual di Tembok Ratapan. (Anadolu Arabic)

thayyiba.com :: Menteri Urusan Pengungsi Israel Yoav Galant mengundang komunitas Yahudi Prancis untuk ‘pulang’ ke kampung halaman yaitu Israel. Undangan itu ia sampaikan melalui cuitannya di platform media sosia, Twitter.

Galant beralasan, saat sudah waktunya bagi Yahudi Prancis untuk pulang mengingat maraknya penistaan terhadap komunitas Yahudi. Sebagai bukti, ia menyebut penodaan terhadap pemakaman Yahudi di Prancis beberapa waktu lalu.

“Selasa lalu, terjadi penodaan terhadap pemakaman Yahudi di Prancis. Ini mengingatkan masa-masa kelam dalam perjalanan Yahudi,” tulisnya, seperti dikutip dari Anadolu Arabic, Rabu (20/02/2019).

“Pekan lalu saya mengunjungi pemakaman Yahudi di Paris yang menjadi sasaran kebencian anti-Semitisme,” imbuhnya.

Dalam tulisannya itu, Galant juga mengecam keras maraknya kelompok anti-Semistme di Paris. “Sudah saatnya bagi Yahudi di Prancis untuk pulang ke rumah mereka di Israel,” tandasnya.

Menurut Time of Israel, undangan Galant merupakan respons atas penghinaan dan penistaan pemakaman Yahudi di Paris.

Selasa pekan lalu, sekitar 88 makam di pemakaman Yahudi yang terletak di dekat perbatasan Jerman dipasangi simbol swastika (simbol Nazi) oleh orang tak dikenal.

About Azah

Check Also

Komunitas Palestina di Malaysia Seru Dunia Perhatikan Media di Gaza

Komunitas Palestina di Malaysia, pada Rabu, meminta komunitas internasional memberikan perhatian atas ancaman Israel kepada media menyusul serangan ke kantor Anadolu Agency di Gaza.