Home / Kabar / Asia / Israel Luncurkan Serangan Udara tanpa Awak ke Gaza

Israel Luncurkan Serangan Udara tanpa Awak ke Gaza

 

Perempuan Palestina berlari membawa bendera Palestina untuk menghindari serangan gas air mata yang dilancarkan tentara Israel.
Perempuan Palestina berlari membawa bendera Palestina untuk menghindari serangan gas air mata yang dilancarkan tentara Israel. Foto: aljazeera

 

Serangan tepatnya dilakukan di pangkalan Al Barij, Sabtu (23/3).

thayyiba.com :: GAZA — Israel dilaporkan melakukan serangan pesawat tanpa awak yang menargetkan sekelompok pemuda Palestina di Gaza. Serangan tepatnya dilakukan di pangkalan Al Barij, Sabtu (23/3).

Dilaporkan laman Irna, Pasukan militer Israel kemudian mengatakan bahwa mereka tidak meluncurkan serangan pesawat tanpa awak, melainkan hanya menerbangkan balon pembakar. Hal itu diklaim dilakukan di wilayah pendudukan Israel.

Sementara itu, para pemuda Palestina memperingatkan bahwa mereka akan meningkatkan operasi malam, sebagai respon atas serangan Israel. Sebelumnya, serangan juga terjadi terhadap warga Palestina saat menggelar aksi protes pada Jumat (22/3). Pasukan militer Israel juga menyerangtim penyelamat dan merusak ambulans saat aksi unjuk rasa itu.

Sebelumnya, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHRC) dalam sebuah resolusi telah mengecam cara-cara ilegal dan berbagai kekerasan Israel terhadap demonstran di Jalur Gaza. Dalam satu tahun terakhir, dimulai pada Maret, aksi protes besar-besaran digelar warga Palestina di Jalur Gaza terhadap Israel. Mereka menuntut hak untuk kembali ke tanah yang sejak 1948 dijajah oleh Israel.

Pasukan militer Israel kemudian merespons dengan tindakan kekerasan. Lebih dari ratusan warga Palestina tewas dan ribuan lainnya dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut.

Sumber: Republika

About A Halia

A Halia

Check Also

Pesan Kebangsaan Safari Ramadhan di Perbatasan RI-Malaysia

thayyiba.com :: Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu provinsi Kalimantan Barat menggelar Safari Ramadhan di sejumlah daerah salah ...