Home / Kabar / Asia / Ketika Habib Rizieq Salah Coblos

Ketika Habib Rizieq Salah Coblos

Oleh: Syamsul Lombok

 

Habib Rizieq Setelah Pencoblosan di Arab Saudi (Foto : detik)

 

Pemilu 2019 di Arab Saudi kemarin, menyisakan banyak cerita. Mulai dari militansi para relawan, kisruhnya proses pencoblosan, sampai pada cerita lucu yang menggelikan. Apa itu?

Siapa yang tidak kenal Habib Rizieq Shihab? Beliau ini “singa”, tidak hanya di podium, tapi juga di lapangan. Beliau ini punya pengaruh yang besar, tidak hanya di kalangan FPI, tapi juga di hati mayoritas ummat Islam Indonesia.

Pada Pemilu Presiden-Wakil Presiden dan Pileg kemarin, Habib Rizieq menggunakan hak pilihnya di TPS 2 KSK Makkah yang terpusat di Wisma Haji Indonesia, di Rawdah. Beliau memboyong keluarga besarnya, istri dan anak-anaknya.

Habieb tiba di TPS sekitar pukul 5 sore. Setiba di sana, beliau langsung menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan kertas suara. Sesaat kemudian, beliau menuju bilik suara.

Di bilik suara, Habieb terlihat bingung. Waktu yang dihabiskan juga lebih lama dari yang seharusnya. Rupanya, ada masalah.

“Ustadz Atiq, sini!” pinta Habieb kepada salah seorang ustadz kepercayaannya, yang berdiri tak jauh dari bilik suara.

Sang ustadz lalu mendekat, setelah meminta izin kepada petugas pemungutan suara.

“Gimana ya Habibana?” tanya sang ustadz.

“Gini, tadi saya coblos kertas Pileg. Tapi, saya lupa membuka surat suara secara utuh. Setelah tercoblos, baru sadar, eh.. ternyata kecoblos yang lain juga..”

Hahahaha…. Keduanya tertawa ringan.

“Coba saya lihat!” pinta sang ustadz.

Setelah dilihat, ternyata Habieb mencoblos PKS, caleg nomor 1 DR. Hidayat Nur Wahid. Tapi, karena terlalu bersemangat, akhirnya lupa membuka kertas suara dengan lengkap. Dan akhirnya, partai yang lain ikut tercoblos juga.

“Gimana, bisa diganti gak…?” tanya Habib lagi.

“Sebentar, saya tanya petugas dulu.”

Sejurus kemudian, sang ustadz konsultasi ke petugas. Beliau sampaikan permasalahannya. Dan Alhamdulillah diizinkan untuk mengganti. Karena memang, aturan juga membolehkan.

“Ini kertas suaranya Syeikh,” Sang ustadz menyodorkan.

Habieb menerimanya dan langsung mencoblos. Tentunya, dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Setelah selesai, Habib langsung menuju Hotel yang disiapkan oleh relawan untuk beristirahat. Di sela-sela waktu istirahat, beliau ditegur sama anaknya.

“Abah gimana sih? Abah selalu menyemangati kita untuk memilih dengan benar, tapi tadi Abah sendiri yang salah mencoblos.”

Hahahaha. Seisi ruangan tertawa. Saya pun yang mendengar dan menulis cerita ini, gak bisa menahan tawa.

About Redaksi Thayyiba

Redaksi Thayyiba
Redaktur

Check Also

Erdogan Ancam Hancurkan Kurdi Jika Tolak Mundur

  Serangan militer Turki sedikit mereda untuk memberikan kesempatan Kurdi mundur. thayyiba.com :: ANKARA – ...