Home / Kabar / Afrika / Raja Maroko Beri Dana Hibah Perbaikan Masjidil Aqsha

Raja Maroko Beri Dana Hibah Perbaikan Masjidil Aqsha

Raja Maroko Mohamed VI. (Foto Aljazeera)

thayyiba.com :: Raja Maroko Mohammed VI memberikan hibah untuk memperbaiki bagian dari Masjid Al Aqsa yang terbakar awal pekan ini.

Dilansir dari Kemenlu Maroko, Jumat (19/04/2019), pemberian hibah tersebut merupakan bagian dari perhatian dari Raja Mohammed VI yang merupakan Ketua Komite Al-Quds.

Hibah yang diberikan merupakan kontribusi Maroko untuk pemulihan dan pengembangan beberapa area di dalam Masjid Al Aqsa dan lingkungannya.

“Kedermawanan kerajaannya adalah bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan Raja tanpa lelah di semua tingkatan untuk kepentingan kota Al Quds Asharif, dalam mendukung perlawanan penduduk Al Quds dan pembelaan terhadap status historis kota dan mendukung promosi identitas peradaban dan simbolisme agama sebagai ruang terbuka untuk koeksistensi dan toleransi antara berbagai agama surgawi,” begitu keterangan Kementerian Luar Negeri Maroko.

Bukan hanya hibah, Maroko juga akan mengirimkan arsitek dan pengrajin untuk melestarikan keaslian arsitektur masjid Al Aqsa yang berusia berabad-abad.

Raja Mohammed VI memerintahkan agar operasi ini dilakukan berkoordinasi dengan administrasi Awqaf Islam Kerajaan Hashemite di Yordania.

Sebelumnya diketahui bahwa kebakaran terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem awal pekan ini. Rekaman yang beredar di sosial memperlihatkan asap dan api muncul dari atap struktur yang dikenal sebagai Ruang Salat Marwani, atau Solomon’s Stables.

“Kebakaran terjadi di ruang penjaga di luar atap Ruang Doa Marwani, dan brigade api Wakaf Islam menangani masalah ini,” begitu kata seorang penjaga seperti dimuat Kantor Berita Palestina, dilansir ulang News Week. (thayyiba.com)

About Azah

Check Also

Mursyid Ikhwanul Muslimin Divonis Hukuman Seumur Hidup

Pengadilan Mesir pada Sabtu (07/09/2019) kemarin memvonis 11 orang termasuk Mursyid 'Aam Jamaah Ikhwanul Muslimin (IM), Mohamad Badi' dengan hukuman 25 tahun penjara.