Home / Keluarga / Konsultasi Keluarga / Jika Orang Tua Kecanduan Gadget, Anak Terkena Imbasnya, Lo!

Jika Orang Tua Kecanduan Gadget, Anak Terkena Imbasnya, Lo!

Jika Orang Tua Kecanduan Gadget, Anak Terkena Imbasnya, Lo!
Kebanyakan orang tua berusaha menjauhkan anak dari gadget, mencegah agar mereka tidak kecanduan. Namun mereka sering lupa, mereka sendiri mencandu gadget.

 

thayyiba.com :: Anda pasti pernah kesal karena omongan Anda tidak didengarkan atau diabaikan oleh lawan bicara, karena mereka sibuk mengecek ponsel.

Sadarkah Anda, anak pun merasa demikian ketika Anda tidak mengacuhkan mereka karena gadget. Ini tidak hanya menimbulkan kekecewaan dalam diri anak, namun bisa berimbas lebih jauh yakni menimbulkan gangguan perilaku anak.

Kebanyakan orang tua berusaha menjauhkan anak dari gadget, mencegah agar mereka tidak kecanduan. Namun mereka sering lupa, mereka sendiri pengguna gadget yang sangat aktif, bahkan sampai di tahap mencandu.

Hal itu terungkap dalam penelitian Universitas Negeri Pennsylvania terhadap 168 ibu dan 165 ayah dengan anak berusia di bawah 5 tahun, pada kurun 2014-2016. Untuk mengetahui seberapa jauh penggunaan gawai dalam keseharian mereka, orang tua diminta memberi jawaban iya atau tidak pada pernyataan sebagai berikut:

– “Ketika ponsel saya berbunyi karena ada pesan baru masuk, saya tidak tahan untuk langsung mengeceknya.”

– “Saya sering memikirkan tentang panggilan telepon atau pesan yang mungkin saya terima di ponsel saat tidak memegang ponsel.”

– “Saya merasa terlalu sering menggunakan ponsel.”

Hasilnya, lebih dari separuh responden mengiakan ketiga pertanyaan di atas. Rata-rata ayah dan ibu mempunyai dua jenis gawai, yang mengganggu interaksi dengan anak setidaknya tiga kali sehari.

Entah karena sibuk membalas pesan atau membuka media sosial di ponsel, menonton televisi, atau sibuk dengan laptop, orang tua pernah mengabaikan perkataan atau keinginan anak.

Di sisi lain, mari kita tengok hasil penelitian tentang dampak penggunaan gawai oleh orang tua terhadap anak yang digagas perusahaan peranti lunak AVG Technologies yang berkantor di Eropa, Israel, Amerika Utara, dan Brasil.

Dalam studi  terhadap 6 ribu anak berusia 8-13 tahun dari Brasil, Australia, Kanada, Prancis, Inggris, Jerman, Republik Ceko hingga AS pada 2015 lalu, 32 persen anak merasa diri mereka tidak penting, ketika ayah dan ibu terlalu fokus ke ponsel.

Anak-anak mengeluhkan harus bersaing dengan teknologi demi menarik perhatian orang tua. Lebih lanjut lagi, 54 persen anak berpikir orang tua mereka menghabiskan terlalu banyak waktu dengan ponsel.

Sumber: aura.co.id

About A Halia

A Halia

Check Also

Hukum Suami Mengambil Gaji Istri

thayyiba.com :: Apa hukum suami mengambil gaji istri sembunyi-sembunyi bahkan ada yang dengan dipaksa? Apa benar ...